Selasa, 20 Maret 2012

"jurig atau hantu" Menurut pandangan para ulama

ISLAM tidak mengenal istilah kata hantu/jurig. Hantu atau jurig yang seperti dikenal oleh masyarakat awam adalah ruh orang yang sudah meninggal yang tidak diterima di alam nirwana, yang kemudian kembali ke bumi berwujud hantu penasaran. Dalam Istilah umum sering di pakai kata arwah, seperti arwah gentayangan. Walaupun yang di maksud dalam kata arwah ini hanya sesosok bayangan makhluk halus.
Kata Arwah berasal dari bahasa arab "ruh" yang berkonotasi jamak atau banyak. Bentuk jamak dari ruh adalah arwah. Namun dalam bahasa Indonesia kata arwah dipakai walaupun dalam konotasi tunggal. Jadi kalau kita pakai kata arwah gentayangan tapi kita maksud hanya satu makhluk, atau satu hantu/jurig, maka berarti salah dalam arti kata yang sebenarnya jika diambil dari kata bahasa arab tersebut. Karena kata arwah berarti banyak ruh-ruh, kalau diartikan satu itu salah. Dalam Islam tidak ada istilah atau pengertian hantu yang berasal dari arwah orang mati atu meninggal dunia seperti diatas. Islam sama sekali tidak mengakui adanya hantu atau jurig.
Islam hanya mengajarkan bahwa adanya makhluk ghaib seperti malaikat dan jin. Jadi tidak ada makhluk jadi-jadian atau makhluk yang berubah wujud. Manusia memang mempunyai ruh tetapi ruh yang ada dalam tubuh manusia itu, adalah identik dengan manusia itu setelah jasadnya tiada. Artinya ruh itu adalah manusia itu sendiri. Setelah seorang manusia meninggal dunia jasadnya mati dan ruhnya berada dialam barzah.
Tidak ada manusia yang berubah jadi makhluk hantu yang menakut-nakuti manusia kembali kealam dunia. Makhluk ghaib yang ada di dunia yang menakut-nakuti manusia adalah Jin. Jin adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan sendiri. Bukan perubahan dari makhluk lain. Jin adalah makhluk ghaib maksudnya tidak nyata. Ia dapat berubah wujud dengan bentuk apa saja dengan izin Allah selain wujud aslinya. Wujud aslinya juga cukup menyeramkan. Jin ini yang iseng mengganggu manusia yang jadi hantu dan dia bohong pada manusia dengan mengatakan ia adalah ruh dari sesorang yang telang meninggal. Nah hantu atau jurig dalam pandangan Islam menjawab fenomena alam yang seringnya terjadi penampakan itu adalah Jin. Syetan adalah sifat jahat yang ada pada manusia maupun Jin. Hantu bukan syetan. Tetapi jin yang dirasuki sifat syetan, yang selalu menggoda manusia untuk senantiasa sesat atau keluar dari ajaran Islam yang sebenarnya
HANTU ATAU JURIG
Ada orang yang mempercayai adanya hantu/jurig, ada pula yang tidak percaya. sebagian besar orang awam beranggapan bahwa hantu/jurig memang ada, namun dalam pemahaman yang salah.
Hantu atau jurig dan tragedi horor faktanya memang ada karena ada alam lain selain alam nyata ini, yaitu alam ghaib. di alam ghaib ada beberapa jenis penghuni, salah satunya adalah jin. ada jin baik dan jin jahat. jin jahat bekerja sebagai pengganggu manusia sehingga manusia dibuat terkejut lalu ketakutan. mereka membuat hal-hal aneh dan menakutkan, diantaranya adalah tragedi horor.
HANTU ORANG MATI
dari sekian banyak jenis hantu, hantu yang sepertinya paling ditakuti masyarakat adalah hantu orang mati. 
sebagian orang awam beranggapan bahwa hantu adalah jelmaan roh orang mati, khususnya orang mati yang teraniaya atau kecelakaan.
fakta tentang hantu adalah jelmaan orang mati tidak bisa dibenarkan . semua itu adalah PAHAM JAHILIYAH dan BID’AH belaka.
menurut ajaran Islam. roh-roh orang mati itu disimpan disuatu tempat. roh orang Mu’min disimpan di suatu tempat bernama Illiyyin, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Muthaffifin ayat18 yang artinya:
”sesungguhnya kitab orang-orang berbakti itu (tersimpan) dalam ada di Illiyin”.
adapun roh orang kafir berada di tempat bernama Sijjin, sebagaimana yang tercantum dalam Surat Al-Muthaffifin ayat 7 yang artinya:
”dan sesungguhnya kitab orang-orang durhaka itu (tersimpan) dalam Sijjin”.roh orang matidijaga di tempatnya sampai hari kiamat, tidak ada istilah gentayangan atau jelma-menjelma.
dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa hantu orang mati itu bukanlah jelmaan roh orang yang mati dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan orang yang sudah mati. semua itu hanyalah ulah setan dan jin yang bandel.
sebagai manusia yang beriman dan berakal, kita harus jeli terhadap asumsi dan prediksi alam ghaib itu, agar kita tidak terkecoh oleh tipuan mereka.
TUJUAN AKSI HANTU ORANG MATI

apapun yang dilakukan setan kepada manusia intinya adalah untuk menjerumuskan manusia agar manusia meninggalkan perintah Allah SWT kemudian masuk eraka bersama setan. itulah impian setan sepanjang hidupnya.
adegan hantu orang mati adalah strategi bagus untuk membuka peluang negatif bagi manusia. di tengah keterpurukan manusia karena peranan palsu itu, setan membisikkan kalimat-kalimat-kalimat bid’ah dan omong kosong di benak mereka.
diantara hal yang merugikan adalah su’udhon (berburuk sangka) kepada seseorang yang sudah mati, ghibah/ membicarakan keburukan orang yang sudah mati,
mengumpat bahkan mencaci-maki orang yang sudah mati. yang lebih ironis lagi, seseorang sksn melakukan tindakan-tindakan yang mengarah pada kekufuran untuk mengatasi hal tersebut, diantaranya dengan meminta bantuan dukun untuk mengusir hantu yang mereka anggap sebagai ‘roh orang mati’ tersebut
Saya coba uraikan menurut perspektif Islam.
Dalam Islam, yang dimaksud dengan setan (syaithan) adalah sebutan untuk manusia dan jin yang ingkar kepada Allah.
Setan itu bukan hanya berasal dari jin saja. Jika manusia kufur kepada Allah, maka manusia tersebut disebut setan.
"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin" (QS Al-An'am:112 )
Jadi tidak benar apa yang dkatakan oleh orang bahwa setan diciptakan dari api. Setan hanya julukan/sebutan saja.

Jin adalah makhluk ghaib yang mempunyai tugas sama dengan manusia, yakni beribadah kepada Allah.
Wama khalaqtul jinna wal insa, illa liya'budu..
(Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan hanya untuk beribadah kepadaku)
Bedanya tugas jin dengan manusia, Jin tidak tidak mempunyai tugas sebagai khalifah di muka bumi, sedangkan manusia
mengemban amanah untuk memelihara bumi ini. (Waidzqola robbuka lilmalaikati inni jaa-ilun fil ardhi khalifah= Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman:"Sesungguhnya aku akan menjadikan seorang khalifah dimuka bumi")

Iblis adalah salah satu golongan jin yang durhaka kepada Allah.
Kepada Iblis, Allah telah menyediakan tempat baginya di Neraka, beserta para pengikutnya, yakni setan dari golongan jin dan manusia.
Hal ini karena Iblis menentang perintah Allah untuk bersujud kepada nabi Adam.
(Wa idzqulna lil mala-ikatis judu li-adama fasajadu illa iblis... aba wastakbaru minal kafirin)

Adapun hantu sebenarnya merupakan jin yang berubah wujud (jin mampu merubah wujudnya) menjadi menyeramkan (dalam pandangan manusia) dan mempunyai maksud tertentu memperlihatkan diri pada manusia.

1 komentar:

  1. msyarakat kita musti di beri pemahaman mengenai hal terseebut supaya tidak tertipu oleh jin jahat yang ingin menipu kita semua.... sepakat oke !

    BalasHapus